Kenapa Keringat Baunya Asem?

Kenapa Keringat Baunya Asem?

Pada umumnya keringat dihasilkan oleh 2 kelenjar, yaitu kelenjar accrine dan kelenjar apocrine.

Kelenjar accrine yaitu kelenjar yang memproduksi keringat bening namun tidak berbau yang sudah dikeluarkan sejak bayi, yang biasanya keringat bening ini muncul di tangan, punggung dan dahi.

Sedangkan keringat yang dari kelenjar apocrine terdapat di tempat-tempat tertentu, biasanya keringat ini keluar di daerah perakaran rambut, seperti rambut atau bulu ketiak, kemaluan dan juga rambut kepala.

Kelenjar apocrine itu lebih bersifat aktif disaat orang tersebut sudah melewati masa pubernya, karena kelenjar apocrine mengandung asam lemak jenuh dengan cairan yang lebih kental dan berminyak, inilah yang menyebabkan bau keringat asem atau kecut.

Armpit-odor-apocrine1

Sebenarnya keringat yang dihasilkan oleh kelenjar apocrine itu hanya berbau lemak, namun karena disetiap helai rambut kita terdapat satu apocrine dan mengandung bakteri yang berperan dalam proses pembusukan, akhirnya timbullah bau yang tidak sedap pada area tersebu.

Selain itu, bau badan tidak sedap juga bisa dipengaruhi oleh faktor genetika. Namun hal ini tidak bisa menjamin 100%, yang terpenting adalah bagaimana cara kita bisa selalu menjaga kebersihan badan.

Menjaga kebersihan badan bisa dari pakaian yang kita kenakan, mandi secara rutin 2 kali sehari, serta juga menjaga pola makanan yang kita konsumsi.

Rambut ketiak atau bulu ketiak yang berlebihan juga bisa berperan memunculkan bau badan. Secara medis, rambut ketiak berfungsi sebagai mengatur penguapan keringat, Di pangkal rambut ketiak terdapat banyak pori-pori yang menjadikan muara kelenjar keringat untuk mengalirkan keringat ke ketiak. Pasalnya jika keringat yang dihasilkan oleh kelenjar apocrine dihilangkan, bakteri pun tidak akan melakukan proses pembusukan, sehingga area tersebut terhindar dari bau yang tidak sedap.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *